Beasiswa JASSO (Japan Student Services Organization) adalah bantuan dana pendidikan dari pemerintah Jepang yang ditujukan bagi mahasiswa asing. Berbeda dengan MEXT yang biasanya mencakup seluruh biaya (full-funded), JASSO umumnya bersifat stipend (uang saku bulanan) untuk membantu biaya hidup.
Baca Juga : Beasiswa Astra Kuliah D3-D4 di Politeknik Astra
Berikut adalah dua jenis JASSO yang paling umum bagi pelajar Indonesia:
- Monbukagakusho Honors Scholarship
Ini adalah beasiswa untuk mahasiswa mandiri (privately financed) yang sudah atau akan berkuliah di Jepang.- Jumlah: Sekitar ¥48,000 per bulan (untuk Universitas/Graduate School) atau ¥30,000 (untuk sekolah bahasa).
- Target: Mahasiswa dengan prestasi akademik luar biasa namun membutuhkan bantuan finansial.
- Pendaftaran: Dilakukan melalui kampus masing-masing di Jepang setelah kamu resmi terdaftar sebagai mahasiswa.
- Student Exchange Support Program
- Khusus untuk mahasiswa yang mengikuti program pertukaran pelajar (exchange) jangka pendek (8 hari hingga 1 tahun).
– Jumlah: ¥80,000 per bulan.
– Target: Mahasiswa dari universitas di Indonesia yang memiliki kerja sama (MOU) dengan universitas di Jepang.
– Pendaftaran: Kamu mendaftar melalui kantor internasional di kampus asalmu (Indonesia). - Syarat Utama (Secara Umum)
– IPK: Minimal 2.30 dari skala 3.00 berdasarkan perhitungan standar JASSO.
– Kebutuhan Ekonomi: Kiriman uang bulanan dari orang tua tidak boleh lebih dari ¥90,000 (di luar biaya kuliah).
– Status Visa: Wajib menggunakan visa “Student”.
– Kemampuan Bahasa: Biasanya membutuhkan sertifikat JLPT (Bahasa Jepang) atau TOEFL/IELTS (Bahasa Inggris).
- Khusus untuk mahasiswa yang mengikuti program pertukaran pelajar (exchange) jangka pendek (8 hari hingga 1 tahun).
Baca Juga : Beasiswa SMA Imam Hatip Türkiye Diyanet Vakfı (TDV), Turki
Cara Mendaftar
Penting untuk diingat bahwa kamu tidak bisa mendaftar langsung ke kantor JASSO.
- Cek Program: Hubungi International Office di kampusmu untuk melihat apakah ada kuota beasiswa JASSO.
- Seleksi Internal: Kampus akan menyeleksi kandidat berdasarkan prestasi dan kondisi ekonomi.