Beasiswa S2 dan S3 dari Australia Awards Scholarships (AAS)

Home / Info Beasiswa / Beasiswa Luar Negeri / Beasiswa S2 dan S3 dari Australia Awards Scholarships (AAS)

Hai Sobat Beasiswa.ID! Informasi beasiswa kali ini berasal dari benua Australia. Beasiswa yang satu ini memang paling banyak ditunggu, skema Australia Awards Scholarships (AAS). Setiap tahunnya secara rutin Pemerintah Australia memberikan kesempatan bagi para pelajar internasional untuk melanjutkan kuliah S2 dan S3 di universitas-universitas terkemuka di Australia. Beasiswa Australia Awards dirancang untuk meningkatkan pengetahuan, hubungan pendidikan, serta hubungan jangka panjang yang positif antara Australia, negara tetangga dan masyarakat global.

Baca Juga : Beasiswa S2 dari Nuffic Neso Indonesia di Belanda

Beasiswa Australia Awards dapat digunakan untuk berkuliah di berbagai perguruan tinggi di Australia, seperti: Monash University, Deakin University, La Trobe University, Victoria University, dan sebagainya. Daftar perguruan tinggi di Australia bisa anda lihat pada link berikut:
List of Australian Universities.

Program studi yang tersedia bisa anda lihat pada masing-masing website universitas pada link di atas.

Durasi studi Master (S2) yang diperbolehkan maksimal 2 tahun sedangkan untuk studi Doktor (S3) yang diperbolehkan maksimal 4 tahun.

Bidang studi yang diprioritaskan adalah bidang yang berkontribusi pada pembangunan Indonesia.

PRIORITAS BIDANG STUDI:

1. Effective economic institutions and infrastructure, meliputi:
Trade, Small and medium enterprise development, Economics, Infrastructure Planning, Transport Safety, Water and Sanitation, Mining, Livestock Management, Animal Husbandry, Agriculture, Aquaculture/ Fisheries, Forestry, Natural Resource Management, Climate Change, Rural Growth, Disaster Prevention and Management

2. Human development for a productive and healthy society,meliputi:
Development Studies, International Studies, Communicable Disease Prevention, Health Management, Health Services, Maternal and Child Health, Public Health, Education and Training, Education Management, Human Resource Development

3. An inclusive society through effective governance,meliputi:
Law, legal and judicial systems, Political Science and Government, Public Administration, Public Expenditure Management, Public Sector Reform, Environmental Law, Anti-corruption, Decentralisation, Monitoring and Evaluation, Transnational Crime Prevention, Conflict Resolution, Women and Gender Studies, Disability Services

CAKUPAN BEASISWA:

  1. Tanggungan biaya perkuliahan S2 atau S3 (Full Tuition Fees)
  2. Biaya visa, pemeriksaan medis dan rontgen
  3. Tiket pesawat PP Indonesia-Australia
  4. Asuransi kesehatan (OSHC) selama program beasiswa
  5. Dana penunjang pada saat kedatangan yang diberikan satu kali
  6. Bantuan biaya hidup selama belajar di Australia
  7. Pengantar Program Akademik
  8. Dukungan akademis tambahan
  9. Tunjangan kerja lapangan untuk program PhD dan Master dimana kerja lapangan merupakan komponen wajib dalam penelitian
  10. Tiket pesawat reuni PP Indonesia – australia
  11. Pelatihan Bahasa Inggris di Indonesia sebelum keberangkatan (Pre-Departure Training/PDT)
  12. Tiket pesawat PP dari daerah asal ke lokasi PDT di Indonesia
  13. Uang saku selama PDT di Indonesia

Penerima beasiswa dapat membawa keluarga ke Australia dengan biaya sendiri, dengan catatan anggota keluarga tersebut memenuhi persyaratan DFAT dan imigrasi.

PERSYARATAN:

A. Persyaratan Umum

  1. Merupakan warganegara Indonesia (terbuka untuk seluruh penduduk Indonesia) dan mengajukan beasiswa dari Indonesia.
  2. Tidak menikah dengan warganegara/penduduk tetap Australia/Selandia Baru.
  3. Memenuhi persyaratan Pemerintah Australia sebagai mahasiswa internasional masuk ke Australia (kesehatan, karakter, dll).
  4. Tidak mengajukan permohonan visa menetap di Australia.
  5. Tidak mengajukan permohonan beasiswa AAS jangka panjang lainnya (jika sudah pernah menerima) kecuali telah berada di luar Australia selama dua kali waktu saat berada di Australia. Misalnya, sebelumnya telah mendapatkan beasiswa AAS dengan durasi empat tahun, maka baru bisa mengajukan Beasiswa AAS kembali setelah berada di luar Australia selama delapan tahun.
  6. Memenuhi persyaratan khusus yang yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia.
  7. Bukan merupakan anggota militer.
  8. Memenuhi persyaratan dari Departemen Imigrasi dan Perlindungan Perbatasan (DIBT) untuk visa pelajar DFAT.
  9. Memenuhi persyaratan masuk universitas yang terdapat di Australia yang menjadi partner dari Beasiswa AAS.
  10. Pelamar perempuan, kelompok difabel dan pelamar yang berasal dari Area Fokus Geografis sangat dianjurkan untuk mendaftar.

B. Persyaratan Khusus (untuk Indonesia)

  1. Mendaftar pada bidang studi yang masuk dalam area prioritas pembangunan (lihat Bidang Studi Prioritas) di atas.
  2. Bagi penduduk Indonesia selain dari Area Fokus Geografis, memiliki IPK minimal 2.9 (skala 4) di jenjang pendidikan sebelumnya. Untuk pelamar dari Area Fokus Geografis (Aceh, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Papua, Papua Barat, Maluku, dan Maluku Utara) serta pelamar difabel IPK minimal 2,75 (skala 4).
  3. Untuk pelamar Program Master (S2) skor IELTS minimal 5,5/TOEFL ITP 525/TOEFL iBT 69/PTE Akademik 46. Sedangkan untuk pelamar Program S2 dari Area Fokus Geografis dan pelamar difabel skor IELTS minimal 5,0/TOEFL ITP 500/TOEFL iBT 59/PTE Akademik 38.
  4. Untuk pelamar Program PhD (S3) skor IELTS minimal 6,0/TOEFL ITP 550/TOEFL iBT 79/PTE Akademik 54.
  5. Sudah mendapatkan gelar Sarjana untuk pelamar program Master, dan mendapatkan gelar Master untuk pelamar program PhD (gelar jenjang pendidikan spesialis atau profesi tidak dikategorikan sebagai gelar Master).
  6. Bagi pelamar PhD, melampirkan bukti komunikasi dengan kandidat pembimbing di universitas Australia terkait bidang studi dan proposal penelitian yang diajukan.
  7. Bagi pelamar PhD sebaiknya telah menyelesaikan program Master dengan minimal 25% komponen penelitian.
  8. Bagi pelamar PhD diprioritaskan bagi yang bekerja sebagai staf di universitas, institusi pendidikan tinggi, institusi penelitian, pembuat kebijakan, dan yang bekerja di lembaga mitra Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Pemerintah Australia.
  9. Hasil IELTS, TOEFL dan PTE akademik harus terbaru (didapatkan dalam jangka waktu 2 tahun terakhir).
  10. Rincian kontak dari pusat tes bahasa harus diberikan untuk verifikasi hasil tes TOEFL.
  11. Sertakan minimal satu hasil tes bahasa Inggris yang asli.
  12. Tidak ada tes bahasa Inggris lainnya (termasuk Tes Prediksi TOEFL) yang diterima.

BERKAS DOKUMEN YANG DIBUTUHKAN (SOFTCOPY):

  1. Salinan akte kelahiran atau yang setara.
  2. Bukti kewarganegaraan seperti KTP atau halaman informasi pada paspor.
  3. Daftar riwayat hidup terbaru.
  4. Salinan ijazah perguruan tinggi resmi (yang dilegalisir).
  5. Salinan transkrip nilai perguruan tinggi resmi (yang dilegalisir).
  6. Hasil tes bahasa Inggris IELTS/TOEFL/PTE Akademik terbaru (dokumen asli) yang didapatkan dalam jangka waktu 2 tahun terakhir.
  7. Pelamar Beasiswa Master harus melampirkan salinan ijazah/transkrip D3 yang dilegalisir jika menggunakan ijazah/transkrip D4 atau Sarjana Ekstensi.
  8. Pelamar Beasiswa PhD harus melampirkan salinan ijazah/transkrip Sarjana yang dilegalisir.
  9. Referensi akademis dari pembimbing Master bagi pelamar program Doktor.
  10. Pelamar program PhD dan Master yang studinya akan mencakup sekurang-kurangnya 50% penelitian wajib melengkapi rincian proposal penelitian di formulir pendaftaran.

CATATAN:
Dokumen nomer 4 dan 5 harus dilegalisir oleh lembaga yang menerbitkan dokumen (perguruan tinggi tempat studi sebelumnya) atau notaris publik. Apabila dokumen menggunakan bahasa Indonesia, dapat diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris terlebih dahulu menggunakan jasa penerjemah tersumpah.

CARA MENDAFTAR:

Pendaftaran untuk Beasiswa Australia Awards akan dibuka pada tanggal 1 FEBRUARI 2019 mendatang dan akan ditutup pada tanggal 30 APRIL 2019. Untuk mendaftar Beasiswa Australia Awards, pelamar dapat mendaftarkan diri secara online pada link berikut: https://oasis.dfat.gov.au/
(baru dibuka tanggal 1 Februari 2019). Pastikan anda membaca terlebih dahulu informasi How to Apply dan Application User Guide pada link pendaftaran di atas. Berkas dokumen yang dibutuhkan juga diupload pada laman OASIS di atas.

Setelah melakukan pendaftaran di OASIS, pelamar dapat melengkapi Additional Information for Online Application di website Australia Awards di Indonesia:
http://www.australiaawardsindonesia.org/content/35/12/how-to-apply?sub=true
(baru tersedia tanggal 1 Februari 2019) dan cantumkan nomer registrasi OASIS.

Sangat disarankan pelamar mendaftarkan diri secara online terlebih dahulu. Namun jika mengalami kesulitan melakukan pendaftaran secara online, pelamar dapat mengajukan pendaftaran secara hardcopy (via pos). Untuk mengirimkan pendaftaran secara hardcopy/via pos dapat terlebih dahulu menghubungi email: longtermawards@australiaawardsindonesia.org

Baca Juga : Beasiswa S1, S2 dan S3 dari Shanghai Governmernt Scholarship di Cina

Setelah melalui proses pengecekan persyaratan, seluruh pendaftaran akan disaring untuk mengikuti seleksi tahap akhir. Proses seleksi tahap akhir meliputi tes IELTS serta wawancara dan mempertimbangkan asas kinerja dan kesetaraan. Kriteria penilaian berdasarkan kompetensi akademis, potensi hasil (kontribusi terhadap hasil pembangunan di negara asal), dan atribut kepemimpinan profesional dan personal. Seluruh peserta akan mendapatkan pemberitahuan hasil seleksi pada akhir Agustus 2019.

Beasiswa.ID hanya membantu menyebarkan informasi, jika ada yang ingin ditanyakan mengenai Beasiswa Australia Awards 2020 dapat menghubungi kontak berikut:
Telp. 021 – 527 7648
Email: longtermawards@australiaawardsindonesia.org

Sumber Informasi Resmi: https://www.australiaawardsindonesia.org/

Selamat mencoba dan Semoga berhasil!

Komentar

%d bloggers like this: