Beasiswa Ikatan Dinas di STAN (Sekolah Tinggi Akuntansi Negara)

Hai Sobat Beasiswa.ID! Salah satu perguruan tinggi kedinasan di bidang akuntansi sedang membuka kesempatan mahasiswa baru program studi Diploma I, Diploma III, dan Diploma IV untuk mendapatkan beasiswa ikatan dinas di STAN (atau saat ini bernama Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara / PKN STAN). Mahasiswa tidak dipungut biaya kuliah selama masa pendidikan. Alumni pun bisa diangkat jadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kementerian Keuangan atau instansi pemerintah lainnya di pusat atau daerah.

Pilihan program studi yang disediakan:

  • Diploma I Kebendaharaan Negara
  • Diploma I Kepabeanan dan Cukai
  • Diploma I Pajak
  • Diploma III Akuntansi
  • Diploma III Kebendaharaan Negara
  • Diploma III Kepabeanan dan Cukai
  • Diploma III Manajemen Aset
  • Diploma III Pajak
  • Diploma III Pajak Bumi dan Bangunan/Penilai

Proses Pendidikan:

  1. Pendidikan untuk Spesialisasi Diploma I dan Diploma III akan dimulai pada tanggal 9 September 2019.
  2. Lama pendidikan untuk Spesialisasi Diploma I adalah dua semester. Mahasiswa yang tidak memenuhi syarat kelulusan pada tiap akhir semester akan dikeluarkan dari program pendidikan PKN STAN.
  3. Lama pendidikan untuk Spesialisasi Diploma III adalah enam semester. Mahasiswa yang tidak memenuhi syarat kelulusan pada tiap akhir semester akan dikeluarkan dari program pendidikan PKN STAN.
  4. Pendidikan Spesialisasi Diploma I dan Diploma III diselenggarakan di Kampus PKN STAN.
  5. Mahasiswa tidak dipungut biaya kuliah selama mengikuti pendidikan.
  6. Lulusan Spesialisasi D1 dan D3 dapat diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kementerian Keuangan atau Non-Kementerian Keuangan baik di pusat maupun di daerah sesuai dengan formasi yang tersedia pada tahun yang bersangkutan.

Persyaratan:

  1. Lulus pada tahun 2018 atau sebelumnya, atau calon lulusan pada tahun 2019, dari seluruh SMA/Sederajat.
  2. Bagi lulusan tahun 2018 dan tahun sebelumnya, nilai rata-rata ujian tulis yang tercantum di ijazah minimal 70,00 dengan skala 100,00.
  3. Bagi lulusan tahun 2019, nilai rata-rata rapor pada komponen pengetahuan  pada 5 semester (gasal dan genap untuk kelas X dan XI, serta semester gasal kelas XII), minimal 70,00 dengan skala 100,00, atau sama dengan 2,80 dengan skala 4,00. Namun, harus memenuhi ketentuan di mana peserta telah dinyatakan lulus saat pendaftaran ulang dan memperoleh nilai rata-rata ujian tulis pada ijazah minimal 70,00 dengan skala 100,00.
  4. Berusia maksimal 20 tahun pada tanggal 1 September 2019, dalam pengertian calon peserta yang lahir sebelum tanggal 1 September 1999 tidak diperkenankan untuk mendaftar. Usia minimal pada tanggal 1 September 2019 adalah 17 tahun bagi peserta yang memilih Program Spesialisasi D1 dan 15 tahun bagi peserta yang memilih Program Spesialisasi D3.
  5. Sehat jasmani dan kejiwaan serta bebas dari napza (narkoba, psikotropika, dan zat adiktif lainnya). Kriteria sehat jasmani: a. mampu melihat, mendengar, dan berbicara dengan baik; b. mampu melakukan tugas seperti menganalisa, mengetik, menyampaikan buah pikiran, dan berdiskusi; dan c. mampu bergerak tanpa menggunakan alat bantu.
  6. Belum menikah dan bersedia untuk tidak menikah selama mengikuti pendidikan.
  7. Khusus Spesialisasi Kepabeanan dan Cukai ditambahkan syarat sebagai berikut:
    a. Jenis kelamin dan tinggi badan:
    1) Spesialisasi D1:
    – Laki-laki tinggi badan minimal 165 cm;
    – Perempuan tinggi badan minimal 155 cm;
    2) Spesialisasi D3:
    – Berjenis kelamin laki-laki dengan tinggi badan minimal 165 cm;
    b. Tidak cacat badan;
    c. Tidak buta warna; dan
    d. Untuk pengguna kacamata/lensa kontak minus (rabun jauh) dan/atau plus (rabun dekat) dan/atau silindris dapat diberikan toleransi maksimal sampai ukuran 2 dioptri.
  8. Khusus Program Afirmasi ditambahkan syarat sebagai berikut: a. telah menyelesaikan SD/sederajat, SMP/SLTP/sederajat, dan SMA/SLTA/SMK/Sederajat di provinsi Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur; dan b. mempunyai garis keturunan orang tua (ayah atau ibu kandung) asli provinsi Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur.
  9. Menyetor biaya pendaftaran sebesar Rp 300.000,- (tiga ratus ribu rupiah). Biaya tersebut sudah termasuk biaya pelaksanaan Seleksi Kemampuan Dasar berdasarkan PP Nomor 63 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Badan Kepegawaian Negara.
  10. Pendaftar tidak pernah dinyatakan lulus pada pengumuman kelulusan SPMB PKN STAN pada tahun-tahun sebelumnya.

Tata Cara Pendaftaran

Tahap pendaftaran meliputi:

  • Registrasi peserta dan pemilihan Perguruan Tinggi Kedinasan (PTK), yaitu PKN STAN melalui portalwebsite resmi: https://sscasn.bkn.go.id mulai tanggal 9 – 30 April 2019.
  • Mengisi Formulir Pendafaran online atau e-registration lewat portal
    http://spmb.pknstan.ac.id/ mulai tanggal 9 – 30 April 2019.
  • Menyetor biaya pendaftaran dalam periode 9 – 30 April 2019. Tata cara pembayaran lihat di Panduan Pendaftaran STAN.

Panduan pendaftaran secara lengkap, pengumuman jadwal serta tempat ujian tertulis dapat dilihat melalui situs http://www.kemenkeu.go.id, http://www.bppk.kemenkeu.go.id dan http://www.pknstan.ac.id.

Informasi di atas merupakan ringkasan Pendaftaran PKN STAN 2019 – 2020, pastikan anda telah membaca pengumuman selengkapnya pada link berikut: Pengumuman Penerimaan PKN STAN

Apabila terdapat informasi mengenai Pendaftaran PKN STAN 2019 – 2020 yang dianggap kurang jelas atau terdapat masalah terkait proses pendaftaran, calon peserta dapat menghubungi Panitia Pusat SPMB PKN STAN melalui e-mail: spmb@pknstan.ac.id. Informasi terkait SPMB PKN STAN dapat diakses melalui Twitter: @pknstanid, Facebook: PKN STAN, dan Instagram: @pknstan. Silakan dibagikan pada rekan-rekan yang membutuhkan. Semoga bermanfaat.